Showing posts with label Personal. Show all posts

Hari Lahir


Hari Kamis 21 April yang lalu seorang anak dilahirkan dari sosok Ibu yang selalu sabar dalam menjalani hidupnya, di sebuah perumahan dinas yang jauh dari keramaian warga, yang sepi dari keramaian perkotaan, setiap malam yang terdengar hanya suara jangkrik dan makhluk-mahkluk yang beraktivitas pada malam hari , namun malam itu terlihat berbeda dari malam-malam biasanya, tangisan si anak yang baru mencium dunia membuat malam itu riang disambut ketawa gembira para aggota keluarga. 

Sang Ibu yang baru saja berjuang mempertaruhkan nyawa hanya bisa tersenyum sambil memeluk anak yang baru dilahirkannya, tidak ada raut kesakitan dari wajahnya, seakan-akan rasa sakit yang ia alami selama berjam-jam telah sirna melihat wajah anak kecil yang lucu dan imut. Semua anggota keluarga yang hadir pada saat itu menyambut si bayi dengan riang gembira, dan berusaha untuk bisa menggendong dan menciumnya. Lalu anak yang masih suci itu diazankan oleh bapaknya untuk memenuhi sunnah Rasulullah SAW, mungkin itulah suara yang pertama kali didengar oleh si kecil.

Empat bulan kemudian, bayi itu dibawa oleh kedua orang tuanya untuk pindah tempat domisili, karena tuntutan pekerjaan yang harus dijalani sebagai abdi Negara. Anak itu dibesarkan diperumahan Negara hingga ia beranjak dewasa, sehingga sikap dan kepribadiannya banyak dipengaruhi oleh lingkungan dinas.

Kini anak itu telah tumbuh menjadi seorang pemuda dan secara kebetulan akan menamatkan pendidikan S1 nya pada bulan April ini. Sungguh nikmat yang luar biasa yang dikaruniai Alloh SWT. Semoga pemuda itu bisa menerapkan ilmu yang ia miliki untuk agama, nusa dan bangsa.









Risalah Cinta

.............,10-8-12




Assalammu`alaikum wr.wb.

Semoga Allah SWT selalu melimpahkan nikmat-Nya padamu....
Dari goresan pena ini, aku ingin menyampaikan seuntai kata tulus yg datangnya dari hati,,

Jangan tanyakan kenapa dan bagaimana aku bisa memberikan itu untukmu... Hanya ketulusan hatiku, entah kenapa ingin memberikan sesuatu untukmu... Tanpa ada maksud apapun untuk itu...

Akhi........

terumbuk seseorang nan jauh disana... Aku sungguh ragu, ragu pada hatiku sendiri... Apa yg sebenarnya aku rasakan itu... yang jelas saat ini aku hanya ingin mengenalmu... mengenal seseorang yg belum pernah aku temui...
hanya gambar, dan suara yg aku tahu, aku hanya meyakini ... bahwa Allah SWT pasti akan mempertemukan jodoh kita yang telah tertulis di lauhul mahfudz..

Biarkan cinta itu bermuara dg sendirinya, disaat yang tepat, Dengan seseorang yg tepat.. Dan dengan pilihan yg tepat...
hanya dari Allah...
disaat dihalalkan-Nya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yg barokah...

Semoga apa yg kuberikan itu bermanfaat...

Akhi Fillah...

Hanya satu yg kuharapkan saat ini..
Semoga silaturrahmi kita tdk akan pernah putus...

Wassalammu`alaikum wr.wb

.........................


Menikmati Masa-Masa Pensiun

Yaachh, Saya sudah hampir tiba di penghujung jalan menuju gelar Sarjana Teknik, yang kalau sebutan lamanya lebih dikenal dengan gelar Insinyur. Aktivitas saya lebih banyak dihabiskan di Jalanan sembari mencari Inspirasi Ide sebuah judul Skripsi, kalaulah sudah lelah di Jalanan barulah jalan-jalan ke Perpustakaan Universitas, atau ke Perpustakaan Kota menikmati sajian buku elektronika komputer, dan kelistrikan. Aktivitas saya tahun ini memang jauh berbeda dengan aktivitas saya pada tahun-tahun sebelumnya, dimana hari-hari saya habis di Sekretariat UKMI Al-Huda, DPM Fak. Teknik atau kalau tidak ditemukan dikeduanya pastinya saya berada di Kantor BEM Universitas.

Beberapa tahun sebelumnya, saya biasa berangkat pagi dari kosan dan pulang malam dari kampus, sibuk dengan berbagai aktivitas yang tiada habisnya, hari-hari saya dihiasi dengan canda tawa teman-teman se 'Profesi'. jaket Almamater biru selalu setia mengahatkan tubuh ini dikala kedingninan, dan memberikan perlindungan dari sengatan matahari, Jaket Almamater biru multifungsi, bisa dipakai menjadi sajadah disaat shalat, sebagai payung disaat hujan, dan sebagai atribut aksi demonstrsi disaat mengkritisi kebijakan pemerintah. Kini ketiga jaket almamater itu sudah robek karena rajinnya digunakan dalam berbagai kegiatan.

Saat ini, saya sedang memasuki masa-masa transisi, yang dulunya banyak berkecimpung di dunia Organisasi, sekarang sudah berpindah kebiasaan, saat ini hari-hari saya disibukkan dengan Menulis, sedikit membantu junior di LDK UKMI dan persiapan skripsi Tugas Akhir. di Otak ini hanya terlintas kata "LULUS" "LULUS" "LULUS" dan "LULUS". mungkin sudah saatnya saya hengkang dari kampus ini, karena sudah bosan dilihat mondar mandir antar fakultas.

Selamat Istirahat Sobat
Bismikallohumma Ahya Wa Bismika Amuut

Ahlan Wasahlan Sahabat Lamaku

Sumber Gambar: syarifdpsc.wordpress.com

Aku Pengen banget yang namanya menulis bebas dengan "bahasa Anak Muda" haha...... (maklum udah lama banget dikampus ) kata Om Gosh (nama panggilan akrab tuk Gozali Rahman) aku ini kurang bisa menulis dengan gaya gaul, katanya juga sich aku ini orangnya tu serius banget, sukanya yg resmi-resmi dan bla bla....................

Tapi pagi ini aku pengen mencoba menulis dengan "bahasa anak muda" alias enggak ngebahas politik-politik mulu, enggak beropini melulu, soalnya katanya om gosh lagi, bahasaku ini agak kaku,aku ini enggak bisa pake "bahasa anak muda" alias bahasa non baku yang banyak joke-jokenya.

Awal cerita,  

Kata Om Gosh, temennya yang sedang mengabdi di Pondok Al-Amien Perenduan Madura akan datang ke kost bersama 5 orang temennya, akhirnya mereka pun datang menggunakan angkot AT dari Terminal Arjosari Malang, tapi aku "masah bodoh" dengan hanya berdiam diri di kamar karena aku memang belum mengenal mereka. tak lama kemudian datanglah Om Gosh bersama seorang temennya tuk nonton TV dikamarku (maklumlah dikost hanya aku yang punya Tv) hehehe......

si temen gosh langsung menyapaku dengan menggunakan bahasa Arab, " Hal tudzakkiruni ya Akhie" ..??? "eeeeeeeeemmmmmm ....kataku dalam hati, ini siapa ya,, koq tiba-tiba negur aku pake bahasa arab, tanpa berpikir panjang langsung aja aku ulurkan tanganku tuk kenalan, "Hai nama ana Jalal antum siapa ? " tanyaku, lalu dia menjawab "namaku Iswan A`doq antum dulu di Pondok Al-wutsqo" waaaaaaaaaaaaaahhh aku baru nyadar bahwa si Iswan itu adalah anaknya Tuan Guru (Kiyai) Pondok Al-Badriah Lombok Timur yang pernah aku ajarin bahasa Arab dan Bahasa Inggris selama 2 minggu dulu, kata ustadzku sich sebagai bekalnya untuk ikut seleksi di Pondok Al-Amien Madura, aku lupa wajahnya karena 5 tahun lebih enggak pernah ketemu, akhirnya canda tawa riangpun membahana di kamarku ditambah lagi datangnya Om Wira (temanku dari trenggalek) untuk nonton TV juga.

Ini nech si Iswan (Teman Lama yang sudah letuq)


Om Gosh (Gozali Rahman) dan Iswan adalah kenalanku dulu di Pondok Al-Wutsqo Lombok Timur, yaitu berawal dari kedatangan mereka untuk kursus bahasa Arab dan Inggris di Al-Wutsqo sebagai bekal mereka untuk ikut seleksi penerimaan santri baru di Pondok Al-Amien Madura, kisah pertemuanku dengan Om Gosh juga enggak jauh beda dengan kisah pertemuanku dengan Iswan, sungguh persahabatan itu memang tidak akan pernah putus walaupun walaupun dipisahkan oleh jarak yang jauh.

Saya teringat dengan salah satu hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya :
"Kunjungilah (saudaramu) secara jarang-jarang niscaya rasa kasih sayang akan bertambah" [Shahiihul Jaami' ash-Shaghiir wa Ziyaadatuhu (3562).]

Jadi Intinya adalah bahwa jarang bertemu itu akan menambah kecintaan terhadap sahabat.

“Friendship is the hardest thing in the world to explain. 
It's not something you learn in school. But if you haven't learned the meaning of friendship, you really haven't learned anything.”


yeach itulah persahabatan, ditengah-tengah aku menulis blog ini sambil melihat kedua sahabatku yang sedang tudur pulas di kamarku, walapun suara ngoroknya agak risih sich,...wkwkwkw

Wassalam

Piagam Penghargaan Dan Sertifikat

Alhamdulillah Piagam Penghargaan Dan Sertifikat dibawah ini merupakan hasil dari jerih payah selama berada di Kampus Universitas Merdeka Malang : ,

1. Sertifikat  Tahfidzul Qur`an



2.Penghargaan Mengikuti FSLDK JATIM



3. Sertifikat  Pelatihan Dakwah Oleh Kementria Agama RI

Belakang Sertifikat  Pelatihan Dakwah Oleh Kementria Agama RI


4. Sertifikat Dari Asosiasi MAsjid Kampus Indonesia


5. Sertifikat FSLDK JATIM


6. Sertifikat Menghadiri Seminar Bersama Kedutaan Besar Palestina Untuk RI



7. Sertifikat Diklat Unit Kegiatan Mahasiswa Islam


 8. SertifikatTeknologi Informasi

9. Sertifikat IT


9. Penghargaan dari Rektor Univ.Merdeka Malang Telah menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Dakwah Kampus

10. Sertifikat Seminar BEM Universitas



 11. Sertifikat Dari MPR RI Dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan


 12. Sertifikat Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus



13. Sertifikat dari Forum Silaturrohim Lembaga Dakwah Kampus Malang Raya



14. SK Ke Istana Kepresidenan Jakarta Dalam Rangka HUT RI ke 66


15. SK Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Merdeka Malang, saat Menjadi Menteri Agama




16.  SK Lembaga Dakwah Kampus


TUNGGU SELANJUTNYA.............
 

Menulis Blog

Sejak kelas 3 Sekolah Dasar Bapak selalu mebiasakan saya untuk banyak membaca dan menonton berita, sehingga selain gemar main-main bersama teman-teman seumuran saya juga gemar membaca, bacaan kesukaan saya pada waktu itu adalah majalah asyik, buku-bku Agama,Sejarah, dan buku-buku perkembangan dunia. Selain itu juga walaupun saya masih teramat kecil saya suka dengan berita-berita yang dulu sedang trandnya berita di TVRI, jadi sebelum berangkat sekolah dan sebelum tidur rtinitas saya adalah menonton berita di TVRI, berita yang menjadi kesukaanku masih kecil adalah berita Luar negeri terutama berita tentang perlawanan warga Palestina terhadap Israel.
Selain gemar membaca saya juga sangat menyukai untuk menlis buku diary, akan tetapi saya lebih tekun membaca ketimbang menulis, karena dulu menulis bag saya membutuhkan waktu lama yang akan menghabiskan waktu membaca saya, membaca majalah adalah suatu rutinitas saya setiap hari, karena kebetulan dari baru lahir hingga umur 18 tahun saya bersma orang tua tinggal di Perumahan Dinas sekolah, sehingga saya amat dekat dengan perpustakaan Sekolah dan bahkan tempat tidur siang saya adalah di perpustakaan sekolah yang waktu itu bergandengan dengan ruang guru dan kepala sekolah.
Kebiasaan-kebiasaan itulah yang masih melekat sampai saat ini, akan tetapi budaya tulis menulis baru saya gemari semenjak Sekolah di PM(Pondok Modern), kalau dulunya di PM saya meulisnya di buku agenda harian, dan di lembaran-lembaran kertas untuk ditempel di madding PM, awal masuk kuliah saya jarang sekali menulis tapi budaya membaca rasanya tidak pernah pudar dari kehidupan sehari-hari.
Semenjak mengenal dunia Blogging, dan banyak melihat tulisan-tulisan tokoh-tokoh nasional diblognya membuat saya terinsfirasi untuk bisa menulis di blog seperti di Blog Yusril Ihzamahendra, Imam Suprayogo, dan Aburizal Bakrie. Rasanya menulis di blog itu keren karena bisa dilihat dari diseluruh dunia.
Tulisan saya pada blog ini bukanlah untuk popularitas atau ingin dikenal oleh banyak orang, akan tetapi blog ini saya jadikan sbagai media untk menuangkan pemikiran-pemikiran saya, sebagai media silaturrohmi, sharing ilmu poengetahuan dan bahkan sebagai media kampanye saya pada pemilihan Calon Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas dulu.
Semoga lewat blog ini kita bisa saling mengenal, saling berbagai, mempererat tali silaturrohmi dan berbagi segala macam pengalaman dan ilmu pengetahuan dengan harapan bisa menjadi amal kebaikan kita.

Butanya Cinta


“ The Love is Blind” atau dengan kata lainnya Cinta itu Buta, memang tidak bisa dipungkiri kebenaran dari kata mutiara yang sudah familiar di telinga para remaja tersebut. Dengan Cinta orang bisa berbuat kebaikan, dengan cinta orang bisa terjerumus ke dalam jurang kejahatan bahkan maksiat menurut kacamata agama.
Yang saya maksud cinta disini adalah cinta menurut versi  kalangan remaja. Cinta dikalangan remaja sangat identik dengan maksiat apapun itu alasannya, berbicara tentang Cinta berarti kita berbicara tentang Pacaran antar lawan jenis laki-laki dan perempuan, marilah sejenak kita mereview ingatan kita tentang bagaimana pacaran pada masa lalu, pacaran pada zaman dahulu sangat jauh berbeda dengan pacaran yang terjadi pada zaman sekarang, dulunya pacaran hanyalah sebatas mengungkapkan kata cinta pada seorang perempuan yang dicintai, dan kalaulah ketemu hanyalah sebatas ketemu dirumah  orang tua si cewek itupun dengan ditemani oleh orang tua(biasanya ibu) si cewek dan kalau tidak ditemani oleh orang tua, komunikasinya hanya lewat belakang tabir karena pacaran dulu masih memiliki rasa malu untuk bertemu sang kekasih.
Dengan perkembangan teknologi Informasi membuat budaya malu itu tergusur dengan sendirinya, remaja sepertinya belum siap dengan ujian teknologi yang sedemikian maju dengan pesatnya, tayangan di media-media televisi dan internet  dengan berbagai suguhan yang menarik tanpa ada sensor dari Pemerintah, mulai dari tayangan yang baik-baik hingga ke tayangan yang super buruk semuanya bisa didapatkan di internet. Sehingga dengan tayangan-tayangan tanpa sensor itu seakan-akan mensosialisasikan berbagai budaya yang sebagian besarnya bertentangan dengan budaya dan agama yang ada di Indonesia, katakanlah budaya barat, budaya barat sebagian besar berisi budaya-budaya yang jauh berbeda dari budaya masyarakat Indonesia. Sehingga tanpa disadari kalangan remaja menyerap budaya-budaya itu dan diterapkan dikehidupannya sehari-hari mulai dari buday kissing, cepika cepiki, dansa, dugem, sex diluar nikah, saling pelukan dengan lawan jenis, pakaian wanita yang serba terbuka dan lain sebagaianya.
Budaya pacaran dengan tidak memperhatikan etika kultur ketimuran tidak lepas dari peran media, baik lokal, nasional maupun internasional. Ini merupakan permasalahan serius yang harus diperhatiakan oleh orang tua dan khususnya pemerintah.
Terkadang dengan cinta seseorang  bisa terdorong untuk berbuat kebaikan, akan tetapi itu sangat jarang terjadi, tergantung bagaimana seseorang itu memilih pasangan untuk dijadikan sebagai kekasih, kalau memilih pasangan cowok yang berantakan, amburadul, mabuk-mabukan, bajingan, biasanya si cewek juga akan terperangkap dengan cintanya dan akan mengikuti tindak tanduk perbuatan cowoknya.tapi tidak jarang si cewek juga bisa menyadarkan cowoknya untuk segera bertaubat dan berbuat kebaikan.

Bersambung....



Menghadiri Perayaan HUT RI di Istana Merdeka Jakarta


Mendapatkan Undangan Kehormatan dari Sekretariat Kepresidenan RI








Kegiatan Sebelum Dan Saat Berlangsung HUT RI
(Dosen, Mahasiswa dan Para Binaan UMKM)
 


















Di Depan Tiang Bendera RI


Bersama Delegasi Negara Belanda (Penjajah)



Bersama Delegasi Negara Amerika Serikat






Bersama Paspampres



Dosen Bersama Binaan UMKM di Depan Masjid Baturrahman Istana Merdeka



Wajah Sinis (heheh dibelakangku ada Monas)

Di Depan Singgasana Presiden RI

Depan Sekretariat Wakil Presiden RI

Bersama Aparat Pengaman Istana



Hiburan Sore hari Di Istana Merdeka





Ruang Duduk Di Dalam Istana Merdeka



Fose Bersama Depan Istana Merdeka Jakarta

Bersama Paspampres (Pasukan Pengaman Presiden)

Bersama Dosen (H.Ir.Nanang Mudjito.,MMT)

Depan Istana Kepresidenan (Istana Merdeka Jakarta)